Ke Atas

90 Unit Kendaraan Dinas Rohil Tahun 2010 Keatas Akan Dilelang

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Rabu, 20 Sep 2017 11:53 AM / Belum ada komentar / 113 pembaca
Ilustrasi

Bagansiapiapi, Sijoripost.com – 90 Unit mobil dinas milik Pemkab Rokan Hilir untuk pengadaan 2010 tahun keatas akan dilelang dalam waktu dekat. Pelelangan tersebut akan melibatkan kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Dumai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Drs Surya Arpan menyebutkan, sejauh ini dilakukan berbagai langkah persuasif agar mantan pejabat yang sebelumnya diberikan fasilitas mobil dinas untuk mengembalikan kendaraan tersebut ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rokan Hilir.

Selanjutnya, kendaraan yang dikembalikan yang termasuk kategori layak, akan dilelang. Jika ditaksir, ada 90 kendaraan sementara yang sudah dikembalikan baru hanya sekitar 50-an kendaraan saja.

Menurutnya, kendaraan dinas tersebut merupakan aset bergerak yang harus segera ditertibkan pengelolaannya dan juga menjadi perhatian khusus pemerintah mengingat selama ini, pemerintah tidak pernah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Untuk kendaraan yang sudah dikembalikan, lanjut Sekda, dikumpulkan di halaman samping Unit Damkar, di Jalan Pahlawan, Bagansiapiapi dengan berbagai merk bentuk dan usianya.

“Pemkab kini sedang gencar menata dan mendata serta menertibkan aset. Diharapkan pada tahun ini bisa tuntas semuanya. Sementara BPKAD bekerja keras sebagai pihak yang terdepan untuk melakukan tugas berat ini,” ujar Surya, Selasa (19/9/2017).

Bukan hanya menyangkut administrasi dan dokumen yang diperlukan, tambahnya, tapi juga terkait pengambilan kendaraan bila pihak yang masih memegang aset tersebut tidak menunjukkan itikad baik. Dia berharap, bagi orang yang tidak berhak menguasai aset seperti mobil, agar bisa menyerahkannya kembali.

Pemkab targetkan bisa dilakukan pelelangan pada tahun ini juga. Bila ini terwujud tentunya merupakan hal yang mengembirakan mengingat selama ini tak pernah ada lelangnya. Dia juga mengatakan, BPKAD sudah melayangkan surat ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengetahui kendaraan apa saja yang layak dihapuskan.

Untuk mobil bila ada yang mengaku kehilangan maka harus dilengkapi dengan surat keterangan hilang dari kepolisian. Tanpa dokumen kendaraan yang lengkap pun bukan menjadi alasan tidak digelarnya pelelangan. Asalkan ada surat keterangan yang bisa diakui keabsahannya, maka aset mobil bisa dilelang.

goriau.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares