Ke Atas

Anjuran Kajati Kepri agar Kejari Natuna bangun sinergitas dengan pers dan OPD Natuna jangan korupsi

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Rabu, 07 Feb 2018 19:25 PM / Belum ada komentar / 47 pembaca
Kepala Kejati Kepri, Yunan Harjaka SH MH, saat konferensi pers di Natuna hotel

Natuna, Sijoripost.com – Rabu(7/2/2018) Sebelum mengakhiri Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Natuna, Dalam rangka mengevaluasi dan monitoring kinerja Kejaksaan Negri Natuna, sekaligus temu ramah dengan FKPD, OPD, serta Tokoh Masyarakat dalam Pemerintahan Kabupaten Natuna.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Yunan Harjaka SH MH, menyempatkan diri untuk temu ramah dengan insan pers yang ada di Natuna.

Kunjungan Kerja yang di gelar selama tiga hari dari senin (5/2/2018) kemaren, Kajati mengapresiasi Kejaksaan Negri Natuna dan berterimakasih kepada Pemkab Natuna.

Kajati juga mengapresiasi insan pers Natuna dan memerintahkan kepada Kajari, untuk menerima dan menjalin hubungan yang baik dengan media.

” Saya perintahkan kepada Kajari untuk menerima dan menjalin hubungan serta komunikasi yang baik dengan pers, biar ada sinergitas dan mata rantai yang tersambung antara Kejaksaan dengan pers,” tuturnya.

Sebelumnya, selasa(6/2/2018), Kajati beserta rombongan yang di dampingi Bupati Natuna Hamid Rizal melakukan kunjungan ke Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, untuk temu ramah dengan tokoh masyarakat sekaligus melihat langsung tambak ikan napoleon dan kerapu milik masyarakat.

Dalam lawatannya, Kajati menyampaikan penerangan dan penyuluhan mengenai masalah hukum kepada masyarakat.

” Saya perintahkan juga kepada Kajari untuk melakukan penyuluhan dan penerangan mengenai masalah hukum kepada masyarakat, agar masyarakat bisa ikut andil dalam percepatan pembangunan daerah,” ucapnya.

Kajati menambahkan, Agar Kejaksaan Negri Natuna dapat membaur dengan masyarakat dan melalui program Jaksa menyapa yang sudah ada kesepakatan dengan pihak RRI, supaya masyarakat dapat bertanya dan mendapat penyuluhan mengenai masalah hukum.

Kajati menjelaskan, selama dirinya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Natuna dan Anambas merupakan Daerah yang paling banyak Perangkat Daerahnya tersandung masalah hukum tindak pidana korupsi.

” Selama saya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Natuna dan Anambas paling banyak perangkat daerahnya tersangkut masalah korupsi, perbandingannya sekitar 5:1,” ungkapnya.

” Harapannya kedepan di tahun 2018 ini, jangan ada lagi pejabat daerah Natuna yang tersangkut masalah hukum, dan berubah kearah yang lebih baik lagi,” Yunan Harjaka SH MH menuturkan.(spc6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares