Ke Atas

Astaka MTQ di Dumai mulai retak

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Senin, 08 Jan 2018 15:28 PM / Belum ada komentar / 22 pembaca

Dumai, Sijoripost.comKondisi astaka MTQ ke -36 Provinsi Riau di Kota Dumai memprihatinkan. Sejumlah bagian astaka bernilai Rp 1,4 Miliar ini sudah rusak dan retak.

Kondisi ini terlihat usai helat tahunan MTQ tingkat provinsi pada Desember 2017 lalu.

Astaka megah ini menjadi sorotan di Taman Bukit Gelanggang, Jalan HR Subrantas, Kota Dumai.

Ada empat pilar menjulang di bangunan dengan arsitektur khas Melayu.

Ada sejumlah bagian astaka yang belum tuntas.

Para pekerja tampak masih membenahi sejumlah bagian astaka.

Mereka menuntaskan pengerjaan pada beberapa bagian astaka.

Mereka memoles bagian yang ada retakan.

Ada bagian dasar tiang penyangga masih menggantung. Ada juga bagian ornamen rusak dan terdapat rongga.

“Ini lagi memoles saja di sejumlah bagian,” ujar satu pekerja kepada Tribun, Senin (8/1/2018).

Panitia MTQ Provinsi Riau di Dumai menggelontorkan dana Rp 1,4 Miliar untuk membangun astaka permanen di Taman Bukit Gelanggang.

Rekanan hanya punya waktu 30 hari menuntaskan proyek astaka.

“Rekanan harus menuntaskan Astaka dalam waktu satu bulan,” ujar Ketua Umum MTQ Provinsi Riau ke -36 di Dumai, Muhammad Nasir pada November 2017 silam.

Rekanan sudah memulai proses pembangunan Astaka sejak awal November 2017.

Para pekerja dari CV.Guridam Sakti mulai mengerjakan pondasi Astaka.

Rencananya ada empat pilar menjulang di Astaka ini.

Wahana Enginering Consultant menjadi pengawas pada proyek ini.

Mereka berencana membangun Astaka dengan panjang 41 meter dan 6,8 meter.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares