Ke Atas

Chevron Terima Penghargaan Sustainable Business Award Indonesia 2017

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Kamis, 07 Des 2017 22:12 PM / Belum ada komentar / 23 pembaca
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro saat menyerahkan penghargaan kepada Deputy Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit (IBU) Albert Simanjuntak

Jakarta, Sijoripost.com – Chevron Indonesia mendapat kehormatan terpilih menjadi salah satu penerima anugerah Sustainable Business Award Indonesia (SBA-I) 2017 untuk kategori Best Water Management atau Pengelolaan Air Terbaik. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menyerahkan penghargaan tersebut kepada Deputy Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit (IBU) Albert Simanjuntak dalam kegiatan Malam Anugerah Sustainable Business Award di Hotel Grand Hyatt Jakarta kemarin. Penghargaan ini mengukuhkan komitmen Chevron dalam menjalankan bisnis dan kegiatan operasi yang berkelanjutan demi mendorong kemajuan manusia.

Kategori Best Water Management diberikan kepada Chevron sebagai penghargaan atas upaya perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang baik. Hasil kajian dewan juri SBA-I, Chevron Indonesia dinilai berhasil menerapkan Environmental Performance Standard (EPS) atau standar kinerja lingkungan terhadap pengelolaan sumber daya alam di semua aspek operasi migas hulu dan proyek bermodal besar di darat (onshore). Standar EPS tersebut menyaratkan perusahaan untuk melakukan pemeriksaan sumber air secara seksama guna mengindentifikasi potensi dampak lingkungan dan sosial berkaitan penggunaan air. Standar tersebut juga digunakan untuk menilai kondisi lingkungan dan sosial saat ini dan masa depan.

”Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menerima penghargaan yang luar biasa ini, dan berada berdampingan dengan perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional terkemuka lainnya. Kami bangga atas kemitraan yang telah berjalan baik dengan rakyat dan Pemerintah Indonesia selama lebih dari 90 tahun. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian target penyediaan energi pemerintah dan berkontribusi dalam menyediakan energi bagi negeri ini dengan selamat, efisien, dan andal,” kata Albert Simanjuntak, Deputy Managing Director Chevron IBU.

Di Indonesia maupun di dunia, Chevron mengoperasikan blok minyak dan gas sesuai dengan hukum dan perundang-undangan lingkungan yang berlaku, serta standar industri global. Perusahaan menerapkan acuan dan praktik terbaik yang sama dalam pengelolaan lingkungan serta terus berupaya mencari cara-cara baru untuk mengurangi rekam jejak dampak lingkungan seraya meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial.

”Kami telah berinvestasi dalam sejumlah program lingkungan yang telah mendapat persetujuan Pemerintah Indonesia, mendapat pengakuan sebagai pelaku industri terdepan yang berhasil mengurangi emisi udara, air terproduksi, dan limbah yang terkait kegiatan operasi. Kami terus bekerja keras untuk mempertahankan reputasi kinerja kelas dunia melalui penerapan system pengelolaan keunggulan operasi atau Operational Excellence Management System (OEMS). Kami bekerja dengan dua prinsip utama yaitu Lakukan pekerjaan secara selamat atau tidak sama sekali dan Selalu ada waktu untuk melakukan pekerjaan dengan benar,” kata Chuck Taylor, Managing Director Chevron IBU.

Chevron telah berhasil mengurangi emisi udara dari kegiatan operasional sebesar 70% selama lebih dari sepuluh tahun terakhir dan menerapkan proyek untuk mengurangi pembungan air terproduksi. Di Lapangan Minas, kami menerapkan proyek nihil pembuangan air terproduksi, yang dikenal dengan Zewadi (Zero Water Discharge), dimana seluruh air terproduksi diinjeksikan kembali sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi minyak. Dengan menjalankan Zewadi, kami telah memenuhi bahkan melampaui standar peraturan yang digariskan Pemerintah Indonesia, serta berlaku sekaligus melestarikan lingkungan.

Bersaing untuk meraih penghargaan tersebut dengan perusahaan nasional dan multinasional terkemukan yang juga beroperasi di Indonesia, Chevron berhasil lulus proses prakualifikasi dengan memuaskan. Anugerah Sustainable Business Award (SBA) menggunakan kerangka penilaian yang komperhensif meliputi 12 kategori, yakni strategi dan pengelolaan berkelanjutan, masyarakat, perubahan iklim, pengelolaan energi, pengelolaan air, produktifitas bahan dan limbah, penggunaan lahan, lingkungan dan keanekaragaman hayati, sumber daya manusia, pengelolaan rantai pasokan, tanggung jawab bisnis dan kode etik, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.

Indonesia merupakan salah satu dari enam negara dimana Anugerah SBA diberikan. Kerangka penilaian penghargaan disusun bersama para pemangku kepentingan dan para ahli terkemuka di dunia dengan sangat konsisten mengikuti praktik-praktik terbaik internasional. Dalam prosesnya, penghargaan ini melibatkan penilaian yang diberikan oleh organisasi Global Initiatives, PWC Consulting, dan panel penasihat nasional (National Advisory Panel). Tahun ini, jajaran panel penasihat nasional termasuk Presiden IBCSD dan Wakil Pimpinan KADIN Indonesia Shinta Kamdani, Senior Partner PwC Indonesia Irhoan Tanudiredja, Pendiri, Pimpinan dan Anggota Dewan Pembina Yayasan KEHATI Erna Witoelar, Team Leader Secretariat of Sustainable Development Goals (SDGs) Nina Sardjunani, dan CEO Global Initiatives Tony Gourlay.

”Penghargaan ini memberikan pengakuan terhadap perusahaan yang terdepan dalam melakukan upaya-upaya bisnis yang berkelanjutan dan menetapkan hal tersebut sebagai strategi bisnis jangka panjang. Penghargaan ini juga bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya, baik kecil maupun besar, untuk menjadikan keberlanjutan sebagai fondasi dari misi dan brand perusahaan mereka,” jelas Tony Gourlay, CEO Global Initiatives.

Chevron merupakan salah satu perusahaan energi terintegrasi terdepan di dunia dan melalui anak-anak perusahaan di Indonesia telah beroperasi di negeri ini selama 93 tahun. Dengan inovasi dan komitmen karyawan kami yang terampil dan berdedikasi, Chevron Indonesia menjadi salah satu produsen minyak terbesar di Indonesia. Dari lapangan-lapangan migas darat kami di Riau, Sumatera dan lapangan-lapangan migas lepas pantai di Kalimantan Timur, kami telah memproduksi lebih dari 13 miliar barel minyak untuk pemenuhan kebutuhan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam mengoperasikan blok migas, Chevron bekerja di bawah pengawasan SKK Migas berdasarkan kontrak kerja sama atau Production Sharing Contract (PSC). (rls/spc1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares