Ke Atas

Dianiaya di Malaysia, WNI Mencari Keadilan ke Pekanbaru

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Jumat, 17 Nov 2017 13:06 PM / Belum ada komentar / 168 pembaca
Foto korban sehari setelah kejadian, tampak memar di bagian mata korban

Pekanbaru, Sijoripost.com – Jumat (10/11) menjadi hari yang menyedihkan bagi wanita keturunan tanah Batak satu ini, sebut saja namanya Nida.

Bagaimana tidak, niat nya yang hanya untuk pergi jalan jalan ke Negara tetangga Malaysia, menjadikan nya babak belur dipukuli oleh lima orang di sebuah klenteng di daerah Pendamaran, Kuala Lumpur.

Korban menjelaskan bagaimana kronologi peristiwa yang dialami nya kepada Sijoripost.com di Pekanbaru, Kamis (16/11).

Kejadian bermula saat korban makan di sebuah restoran Sri Panglima.

” Waktu itu saya makan di restoran Sri Panglima di kawasan Pandamaran, lalu disana ada salah satu karyawan dari Indonesia, dia berkeluh kesah tentang pekerjaan nya, disini sedikit gajinya. Saya hanya bilang sama dia sabar sabar aja lah dulu, “.

” Selang beberapa hari, saya makan lg di restoran yang sama kemudian ada seseorang memberitahu saya bahwa si Tina sudah dipecat oleh Bos restoran Sri Panglima yang bernama Kevin, beberapa hari kemudian saya datang lg ke restoran itu dan ada beberapa orang India yang mengajak saya keluar naik sepeda motor ke sebuah klenteng, setibanya disana saya dituduh oleh Kevin melarikan dua orang pekerja nya, saya dihantam dan pukul, ” jelas Nida.

Menurut pengakuan korban, setelah kejadian itu dia melaporkan ke Duta, namun mereka menyuruh dia buat laporan dulu kantor Polis Diraja Malaysia.

Polis Diraja Malaysia menerima laporan, namun mereka mengarahkan nya ke kantor polisi Pandamaran. Akan tetapi korban tidak mau karena dia telah diancam oleh pelaku pada saat di klenteng.

” Jika kamu melapor ke kantor polisi itu, kamu akan mati karena disana ada kawan saya, foto kamu sudah saya kirim kesana, ” ancam pelaku kepada korban.

Saat ini korban sedang mencari keadilan di Pekanbaru, Riau.(spc2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares