Ke Atas

Forum Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia Menolak Statement SBY Terhadap Mahasiswa

Oleh Redaksi Sijoripost / Diterbitkan pada Minggu, 12 Feb 2017 22:40 PM / Belum ada komentar / 9666 pembaca
Forum Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia Provinsi Riau

PEKANBARU, SIJORIPOST.COM – Menyikapi situasi bangsa saat ini yang semakin memanas dikarenakan pilkada serentak yang di picu oleh kekuatan sekelompok elit politik dengan menghalalkan segala cara demi maksud tercapainya kekuasaan. Merekayasa kesadaran masyarakat secara sistematis , merobek pilar pilar demokrasi pancasila, yang jauh dari etika kesopanan dalam kehidupan berbangsa dengan menggunakan isu-isu SARA untuk mencapai tujuan politik kekuasaan.

Tindakan politik yang menjurus pada disintegrasi bangsa dengan menggunakan isu SARA merupakan penghianatan terbesar terhadap pluralisme, keberagaman yang merupakan ibu dari persatuan bangsa Indonesia yang terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Isu local dalam Pilkada DKI Jakarta yang seharusnya menjadi pesta Demokrasi Rakyat Jakarta yang damai dan santun. Namun dengan adanya isu SARA yang di hembuskan maka meningkat menjadi isu nasional yang mengancam integrasi bangsa Indonesia.

Kita sadari perebutan kekuasaan di DKI Jakarta bukan sekedar perebutan kursi gubernur, namun juga mengenai pengelolaan anggaran yang mencapi 70 triliun rupiah serta Jakarta yang merupakan “wajah” Indonesia merupakan pusat administrative dan industry. Nilai APBD yang besar serta strategisnya posisi DKI Jakarta Inilah yang harus kita pahami sebagai alasan ketamakan politik, yang kemudian menciptakan konflik horizontal dengan isu SARA yang mengancam integrasi bangsa.

Ketamakan politik kekuasaan akan berujung pada tindakan manipulative serta koruptive yang akan menjadi permasalahan baru bangsa ini. Mengingat tindakan koruptive merupakan bentuk ketidak berpihakan yang nyata pada kepentingan rakyat dan merupakan penghianatan dari amanat rakyat. Kita ketahui bahwa kasus kasus korupsi dimasa lalu merupakan penghalang terbesar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Berangkat dari kegelisahan tersebut maka pada tanggla 4 hingga 6 februari kami dan 3000 mahasiswa dari seluruh Indonesia berkumpul dalam Jambore Nasional Mahasiswa di Cibubur untuk membahas situasi nasional saat ini.

Dan mengambil satu kesimpulan bahwat musuh utama Mahasiswa Indonesia saat ini bukanlah mereka yang berbeda etnis dan warna kulit, bukan mereka yang berbeda agama dan keyakinan,bukan mereka yang berambut pirang, hitam, coklat berambut keriting atau lurus bukan mereka yang kaya atau miskin.

Musuh mahasiswa, musuh rakyat hari ini adalah mereka yang mengadu domba rakyat, menciptakan konflik horizontal, menyebarkan fitnah dan kebencian dan menghalalkan segala cara untuk berkuasa. Musuh rakyat dan mahasiswa adalah mereka yang karena keserakahnnya memiskinkan rakyat dengan perilaku koruptive, manipulative dan berlaku nepotisme dalam kekuasaan.

oleh karena itu kami dari Forum Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia Provinsi Riau menyatakan mendukung jambore nasional mahasiswa 2017 di Cibubur, sebagai wadah konsolidasi mahasiswa nasional. Serta menjalankan seluruh kesepakatan yang telah diambil dalam musyawarah mufakat,” kata Jubir forum, Muhammad kemal arraby melalui siaran persnya Minggu,(12/2/2017)

lanjutnya, Menolak dan Lawan isu SARA serta seluruh upaya adu domba rakyat dan Menanamkan nilai nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan serta Tolak dan lawan organisasi radikal anti pancasila.

selain itu kami dari Forum Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia Provinsi Riau mendukung untuk diusut tuntasnya semua kasus korupsi tanpa pandang bulu dan
Menolak statemen SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), yang merendahkan harkat dan martabat mahasiswa,” kata Muhammad Kemal Arrabay melalui siaran persnya.(spc1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares