Ke Atas

Harga minyak sentuh level tertinggi dalam 3 tahun

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Sabtu, 27 Jan 2018 08:36 AM / Belum ada komentar / 46 pembaca

New York, Sijoripost.comHarga minyak menguat ke level tertinggi dalam tiga tahun. Hal itu didorong dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan.

Harga minyak Brent menguat 28 sen ke posisi US$ 70,70 per barel pada pukul 1.30 waktu New York. Pada perdagangan Kamis, harga minyak sentuh level tertinggi sejak 2014 di kisaran US$ 71,28.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 66 sen atau hampir satu persen ke posisi US$ 66,16 per barel.

“Salah satu hal jadi pertanyaan apakah reli harga minyak dapat stabil,” ujar Brian LaRose, Analis United-ICAP, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (27/1/2018).

Harga minyak acuan mencatatkan penguatan selama sepekan. Dolar AS melemah menjadi katalis positif untuk harga minyak. Dolar AS sentuh level terendah terhadap mata uang utama lainnya pada pekan ini.

Harga minyak Brent naik tiga persen pada pekan ini. Sedangkan harga minyak Brent naik empat persen.

“Dolar AS melemah mendorong harga minyak menguat,” ujar John Kilduff, Partner Again Capital LLC.

Harga minyak ditransaksikan dengan dolar AS. Pergerakan dolar AS dapat pengaruhi permintaan minyak mengingat dampak bagi pelaku pasar yang memegang mata uang lainnya.

Namun harga minyak juga dibayangi permintaan melemah. Banyak penyulingan ditutup setelah musim dingin untuk perawatan sehingga menurunkan pesanan minyak mentah. Hal ini mencerminkan persediaan minyak

Dari sisi persediaan, produksi minyak diperkirakan mencapai 10 juta barel per hari. Ini menempatkannya setara dengan produksi minyak Arab Saudi.

Pengebor minyak AS menambahkan 12 rig pada pekan ini. Kenaikan itu terbesar secara mingguan. “Aktivitas rig AS tidak mendorong harga minyak terlalu banyak. Benar-benar merupakan reaksi yang diredam pada awalnya,” ujar John Macaluso, Analis Tyche Capital Advisors.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares