Ke Atas

Sidang Perceraian Ahok Veronica cuma berlangsung 5 menit

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Rabu, 14 Feb 2018 13:55 PM / Belum ada komentar / 38 pembaca

Jakarta, Sijoripost.comSidang gugatan perceraian mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap istrinya Veronica Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (14/2/2018) berlangsung singkat. Adapun sidang yang beragendakan pembuktian dari pihak Ahok itu dimulai sekitar pukul 11.00 dan selesai pukul 11.05.

Kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Syukur mengatakan, persidangan ditunda hingga Rabu (21/2/2018).

Hal ini dikarenakan Hakim Ketua, Sutadji tak bisa hadir karena sedang mengikuti kegiatan lain.

“Tadi sidang pembuktian dari penggugat, tetapi karena ketua majelisnya tidak ada, lagi tugas di Pengadilan Tinggi yang tidak bisa diwakilkan sehingga sidang ditunda minggu depan,” ujar Josefina, di PN Jakarta Utara, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan bukti pendukung gugatan perceraian Ahok, seperti rekaman dan foto-foto yang membuktikan terjadi masalah internal antara kliennya dengan Veronica.

“Rekamannya nanti setelah sidang kami baru bisa uraikan, minggu depan saja detailanya,” katanya.

Ahok menggugat cerai Veronica ke PN Jakarta Utara pada Januari 2018.

Alasan Ahok menggugat cerai istrinya karena adanya masalah pribadi yang telah terjadi selama tujuh tahun.

Sebelum menggugat cerai, Ahok dan Veronica telah dimediasi.

Namun, hasilnya gagal dan Ahok akhirnya mengajukan gugatan tersebut.

Selain perceraian, Ahok juga meminta hak asuh anak.

Fifi Lety Indra, adik sekaligus kuasa hukum mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahokmengatakan, selama dalam tahanan Ahok kerap menulis apa yang menjadi renungannya.

Renungan tersebut berisi pergumulan Ahok saat menghadapi berbagai masalah, salah satunya tentang proses perceraian dengan istrinya,Veronica Tan.

Fifi mengatakan, Ahok setiap hari aktif menulis seluruh pengalaman dia dalam jurnal harian. Rencananya, seluruh tulisan Ahok akan dikumpulkan dan dijadikan sebuah buku.

“Bukunya ‘Apa Kata Orang, Ahok di Mata Mereka’. Pak Ahok lagi tulis renungan, pergumulan dia mungkin nantinya mau diterbitkan jadi buku,” ujar Fifi di PN Jakarta Utara, Rabu (14/2/2018).

Fifi mengatakan buku itu nantinya berisi pengalaman spiritual Ahok selama menghadapi berbagai masalah.

Fifi menyampaikan bahwa ada renungan yang ditulis dan sempat beredar di media sosial. Renungan itu berisi keputusan berat Ahok saat menggugat cerai Vero.

“Memang setiap hari dia menulis, nanti mau diterbitkan. Pengalaman dia dengan Tuhan, lebih ke spiritual. Mulai dari dia masuk penjara,” ujar Fifi.

“Banyak juga tentang perceraian yang dia tulis. Makanya dibeli nanti. Saya tidak tahu (kapan terbit), mungkin setelah keluar penjara kali ya,” lanjut Fifi.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares