Ke Atas

Kondisi Perairan Bengkalis Sedang Terjadi Gelombang Tinggi

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Senin, 18 Des 2017 20:39 PM / Belum ada komentar / 38 pembaca

Bengkalis, Sijoripost.com – Kondisi Perairan di sekitaran Pulau Bengkalis saat ini memang memasuki masa gelombang tinggi dan Angin Kencang. Ketinggian gelombangmencapai satu hingga dua meter.

Hal ini diungkap Kepala Tata Usaha Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis Syafrizan kepada tribun, Senin (18/12) siang. Menurut dia kondisi ini mulai terjadi sejak beberapa waktu lalu sesuai prediksi KSOP Bengkalisawal bulan Desember kemarin.

“Kondisi ini memang terjadi setiap tahunnya pada akhir tahun. Kondisi gelombang tinggi ini terjadi dibeberapa titik, ” jelas Syafrizan.

Menurut dia, beberapa titik yang rawan dan berbahaya akibat gelombang tinggi ini berada di daerah Tanjung Jati, Tanjung Sekodi dan Selat Malaka. Meskipun gelombang tinggi ini sudah mulai terjadi namun sampai saat ini kapal yang berangkat dari Bengkalis belum ada mengalami gangguan.

“Namun kita tetap menghimbau kepada kapal kapal yang berlayar dari Bengkalis untuk tetap waspada. Dan jangan memaksakann diri untuk melakukan pelayaran, ” jelas Syafrizan.

Menurut dia, hal ini sudah disampaikannya kepada seluruh nakhoda kapal yang berangkat dari Bengkalis. Kalaupun berangkat diperjalanan menemukan kondisi gelombang tinggi, nakhoda di harapkan segera mencari tempat berlabuh terdekat.

“Kalau tidak bisa kembali ke darmaga cari tempat berlabuh terdekat, menunggu cuaca dan gelombang kembali normal, ” jelasnya.

KSOP Bengkalis juga membenarkan adanya armada kapal pengangkut semen yang salah satu ABK nya terjatuh ke laut. Namun kapal tersebut bukan berasal dari Bengkalis melainkan dari Dumai hendak menuju Bengkalis.

“Tadi ada yang melaporkan kapal dari Dumai yang anggota kapalnya terjatuh karena kapal diterjang gelombang,” kata dia.

Terkait kapal semen tersebut pihaknya memastikan kapal tersebut sampai dengan selamat di Bengkalis. Namun satu anak buah kapal yakni Kepala Kamar Mesinnya hilang karena terjatuh ke laut.

“Mereka terkena angin dan gelombang setinggi dua sampai tiga meter. Saat ini sudah kita laporkan ke BPBD Bengkalisuntuk dilakukan pencarian,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kapal dari Bengkalis betul betul berhati hati saat belayar. Agar terhindar dari musibah.

“Kalau memang tidak memungkinkan untuk berlayar nakhoda kita harapkan tidak memaksakan diri, ” tandasnya.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares