Ke Atas

Mengungkap Fakta Dibalik Permainan Licik Pangkalan LPG 3 Kg

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Senin, 27 Nov 2017 21:06 PM / Belum ada komentar / 50 pembaca
Pangkalan Gas LPG Ahmad Refandi

Pekanbaru, Sijoripost.com – Bermula dari laporan warga, terkait Pangkalan gas LPG tabung 3 kg bersubsidi ‘Ahmad Refandi’ yang berlokasi di Jl.Muslimin nomor 103, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai yang telah berbuat curang dalam pendistribusian gas bersubsidi.

Ketika warga datang, mereka langsung mengatakan gas habis, dan jikalau ada itupun mereka jual 20 ribu, seperti yang disampaikan Hartati warga Jl.Inpres dan Herlina kepada Sijoripost.com.

” Harga 20 ribu, itupun susah kami, padahal sudah memakai KK. Tapi kalau orang-orang pedagang kami nampak sering dikasih, walaupun sampai 3 dan 4 keranjang. Kami betul-betul susah dikasih ibuk tu (Pemilik pangkalan).” ungkap Hartati kecewa Kamis malam (23/11).

Hal senada disampaikan Herlina Joni warga jl.Handayani.

“Saya pernah membeli gas, dari jauh saya udah ditolak, dibilangnya gas udah habis. Padahal gas baru turun dari mobil,” ungkap Herlina mengenang kejadian tersebut.

Herlina menambahkan, pemilik pangkalan terkesan kasar kepada beliau disaat itu,

“Kenapa pangkalan menjual 20 ribu, buk? Dijawabnya (Pemilik pangkalan) iya kenapa, mau melapor?, Laporkan aja!! tu terserah kami!! katanya,” pungkas Herlina yang tak lupa dengan kalimat-kalimat dari si pemilik pangkalan.

Sementara itu pihak pangkalan enggan untuk dimintai keterangan oleh awak media.

Menanggapi hal tersebut Kabid Perdagangan Kota Pekanbaru Mas Irba H. Sulaiman saat dimintai keterangan oleh wartawan mengatakan, anggota nya akan menutup pangkalan itu, jika terbukti melakukan penyimpangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Pekanbaru Mas Irba H. Sulaiman

” Kami akan langsung lakukan PHU nanti jika terbukti nantinya pangkalan tersebut melakukan penyimpangan, siang ini anggota kami akan bergerak, ” tegas Mas Irba.

Sampai di lokasi, petugas Disperindag melakukan pemeriksaan data terhadap Pangkalan Gas LPG tersebut, dan setelah itu langsung dilakukan PHU.(Spc2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares