Ke Atas

Tiga WNI berkesempatan ikuti undian ‘Be Changi Millionare’ putaran terakhir

Oleh Redaksi Sijoripost / Diterbitkan pada Sabtu, 20 Jan 2018 11:17 AM / Belum ada komentar / 56 pembaca
Bandara Changi Airport Singapore (foto internet)

Jakarta, Sijoripost.comTiga warga negara Indonesia berkesempatan mendapatkan uang US$1 juta pada putaran terakhir ‘Be a Changi Millionare’.

Tiga WNI yang dimaksud adalah Burhanuddin Hassan, Stan Lie Iwan Suryan dan Oddie Rehatta. Mereka akan berkompetisi dengan lima finalis lainnya dalam kontes final ‘Be a Changi Millionaire’ pada Minggu, 21 Januari 2018 di Bandara Changi Singapura.

Lima finalis lainnya berasal dari China dan Singapura. Ketiga peserta dari Indonesia memiliki kemungkinan gabungan 37,5% untuk dapat dinobatkan sebagai “Changi Millionaire 2017”.

Burhanuddin Hassan, Stan Lie Iwan Suryan dan Oddie Rehatta terpilih sebagai finalis dari undian bulanan yang dibuka dari bulan Mei hingga Oktober 2017.

Dalam keterangan resmi disebutkan, delapan finalis akan berpartisipasi dalam rangkaian permainan menantang dalam kontes final yang akan diadakan di Aula Keberangkatan Terminal 4 Bandara Changi, di hadapan pengunjung.

Burhanuddin Hassan terpilih sebagai finalis pada Mei 2017, dimana keberuntungan diraih melalui pembelian sepatu di Tory Burch.

Stan Lie Iwan Suryan merupakan finalis bulan Juni yang membeli produk kosmetik dan kecantikan dari The Shilla Duty Free untuk dapat mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah utama. Finalis terakhir dari Indonesia diumumkan bulan September, Oddie Rehatta membeli minuman dari DFS Wines & Spirits.

Diklaim Terbesar

Promosi ‘Be a Changi Millionaire’ yang menawarkan hadiah uang tunai sebesar US$1 juta – hadiah uang tunai yang diklaim terbesar yang diberikan dalam promosi belanja lokal.

Permainan itu menjadi populer di kalangan pembeli termasuk dari Indonesia. Sejak ‘Be a Changi Millionaire’ diluncurkan pada 2010, CAG telah menobatkan tujuh pembeli di bandara Changi menjadi jutawan dalam semalam berkat undian tahunan.

Pemenang sebelumnya adalah mantan DJ, Ivan Rantung (2010) dan direktur perkembangan bisnis, Peh Hock Peng (2012) yang keduanya berasal dari Singapura.

Lainnya adalah insinyur dari Perth, Australia, Jessica Down (2011); pengusaha dari Indonesia, Irvung Tio (2013); insinyur dari Jepang, Oiyama Seiichiro (2014); perempuan dari Irlandia, Linda Tobin (2015); dan warga negara Indonesia, Ade Iskandar Roni (2016).

cnn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares