Ke Atas

Tinggal sebentar lagi, persyaratan cagubri dan wagubri diteliti seminggu kedepan

Oleh Redaksi Sijoripost / Diterbitkan pada Senin, 22 Jan 2018 11:09 AM / Belum ada komentar / 27 pembaca
KPU (foto internet)

Pekanbaru, Sijoripost.com – Waktu penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau semakin dekat. Jika tidak ada halangan, 12 Februari mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menetapkan calon yang akan bertarung untuk Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau Ilham Muhammad Yasir mengatakan, sebelum penetapan, pihak­nya berupaya semaksimal mungkin melakukan penelitian berkas. Diharapkan nantinya tidak terjadi maladministrasi yang berpotensi menyebabkan persoalan.

Ilham menjelaskan, terhitung Ahad (21/1) sampai Sabtu (27/1) nanti, pihaknya akan me­lakukan penelitian seluruh berkas syarat calon. Jika memungkinkan, pihaknya juga akan me­lakukan verifikasi keabsahan dokumen.

“Sehingga poin yang sudah ada pada syarat calon akan ada hasil penelitian menjadi memenuhi syarat. Atau sebaliknya. Jika tidak ada, maka akan ada hasil penelitian berupa tidak memenuhi syarat,” jelas Ilham.

Diakui Ilham, sejak penutupan waktu perbaikan berkas syarat calon, pihaknya sudah menerima segala kekurangan berkas dari empat pasang bakal calon (balon).

“Secara dokumen yang diserahkan kemarin kan sudah lengkap. Malam itu kami hanya melakukan pemeriksaan saja dengan poin ada atau tidak ada. Karena semua berkas ada, jadi nanti kami akan lakukan penelitian selama sepekan,” terang mantan jurnalis itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, masa perbaikan berkas balon Gubri dan Wagubri berakhir pada Sabtu (20/1) malam. Para balon yang telah mendaftar baru menyerahkan kekurangan syarat pada sore hari. Namun begitu, KPU tetap menerima lantaran waktu yang diberikan hingga pukul 24.00 WIB.

Usut Tuntas
Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Drs M Noer MBS diputus bersalah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau. Ia terbukti melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses pemilihan kepala daerah (pilkada). Namun Bawaslu tidak berhenti sampai di sana. Informasi mengenai kehadiran ASN pada saat penyambutan Firdaus-Rusli Effendi setelah mendapat rekomendasi partai akan diusut tuntas Bawaslu. Pernyataan itu disampaikan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan kepada Riau Pos, Ahad (21/1).

“Kami sudah layangkan surat panggilan kepada tiga orang ASN Pemko Pekanbaru yang diduga juga turut hadir pada saat itu. Kami minta ketiganya datang, Selasa (23/1) pagi,” kata Rusidi.

Diakui Rusidi, ada banyak informasi serta data yang didapati pihaknya perihal keterlibatan ASN saat penyambutan Firdaus-Rusli. Namun pihaknya baru mengantongi tiga nama selain M Noer. Ia berjanji akan melakukan pengembangan lebih lanjut atas permasalahan itu. Adapun tiga nama ASN yang dipanggil Bawaslu itu adalah Lurah Kampung Baru Kecamatan Senapelan dengan inisial AM. Berikutnya Camat Senapelan dengan inisial Er dan Asisten III Sekdako Pekanbaru berinisial TK.

“Itu informasi yang kami dapat. Tapi khusus TK, kami dapat informasi beliau asisten III. Pas kami cek nggak ada. Itu yang mau kami konfirmasikan juga ke Pak M Noer,” terang Rusidi.

riaupos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares