Ke Atas

TKA Asal China Pakai Visa Pelancong Saja di Siak

Oleh Randi Mahesa / Diterbitkan pada Rabu, 03 Jan 2018 07:24 AM / Belum ada komentar / 30 pembaca

Siak, Sijoripost.com – Tim Pengendalian Orang Asing (Tim PORA) mes Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Perawang, kecamatan Tualang, Siak, Selasa (2/1/2017). Kunjungan tersebut terdiri dari pihak kepolisian, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Ditransnaker) Siak serta Kantor Imigrasi Kelas II Siak.

Pada kunjungan tersebut, para pihak masih beranggapan TKA asal China yang bekerja untuk PT Victory tersebut berjumlah 17 orang. Namun, pada saat kunjungan ternyata dijumpai sebanyak 18 orang.

Kepala Seksi Penempatan Distransnaker Kabupaten Siak, Hendra mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan dan pemeriksaan dokumen-dokumen terlebih dahulu. Namun, jika menyalahi TKA tersebut harus dideportasi.

Pada kunjungan tersebut, ia mencoba menjelaskan kepada Humas PT Victory, Sofyan alias Abeng, bahwa setiap TKA wajib melapor ke Distransnaker Siak. Abeng tampak manggut-manggut mendengarkan penjelasan Hendra.

“Kami akan coba koordinasi dengan Dinas di Pekanbaru. Sebab, mereka kan wajib lapor. Karena pada Januari 2017 lalu kewenagan pengawasan TKA pindah ke Dinas Transmigrasi Riau di Pekanbaru. Nah, apakah ini sudah melapor kesana atau belum,” kata dia.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Perawang Brigadir Arya kecewa dengan Humas PT Victory. Karena sebelumnya awalnya disampaikan kepadanya hanya ada 6 orang, ternyata lebih.

“Ternyata hari ini ada 18 orang dia. Satu orangnya sudah berada di Kalimantan,” kata dia.

Telusur punya telusur, ada dugaan dari jumlah tersebut sebanyak 12 orang hanya menggunakan visa kunjungan. Sedangkan, sebanyak 6 orang hanya memiliki visa kerja.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Siak Robby menjelaskan, ada 12 orang TKA asal China ini kedapatan memakai visa kunjungan. Sedangkan lainnya diduga juga sama. Namun, TKA yang bekerja di PT Victory ini masih dalam mengurus seluruh dokumennya.

“Ini Zhang Dhongl Ing dan Cheng Yi, mereka ini bukan belum terdaftar, memang bekerja. Cuma dalam pengurusan kata mereka. Jadi, kita pengen lihat benar tidak sedang dalam pengurusan. Kalau di Imigrasi itu cuma izin tinggalnya aja, sedangkan untuk kerja dan segala macam itu di Distransnaker,” kata dia kepada media.

Ditambahkannya, selain 12 TKA yang memiliki visa kunjungan yang sah tersebut, pihak Ditransnaker dan Imigrasi Siak akan mempertanyakan terkait izin ketenagakerjaannya.

“Izin kunjungannya, ya sah, cuma kita pertanyakan lagi soal izin kerjanya, benar tidak sedang dalam pengurusan. Sementara untuk 6 orang itu sudah mengurus KITAS. Sedangkan yang sisanya sebanyak 12 orang ini sedang menunggu kelengkapan surat-suratnya,” kata dia.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares