Ke Atas

Warga yang hendak sholat kaget lihat jasad Solehan yang gantung diri

Oleh Redaksi Sijoripost / Diterbitkan pada Rabu, 10 Jan 2018 18:03 PM / Belum ada komentar / 115 pembaca
Solehan (18)th

Tembilahan,Sijoripost.comSugianto (56 tahun), sungguh – sungguh terkejut melihat pemandangan didepan matanya. Niat lelaki separo baya itu hendak berwudhu, terhenti karena ada sosok manusia, dalam kondisi tergantung di kamar mandi Mushala Al Hidayatullah Dusun Leboy Desa Keritang Kecamatan Kemuning, Rabu,10/1/2018, sekira pukul 12.10 WIB. Tak pelak, penemuan itu, membuat heboh warga sekitar Mushala Al Hidayatullah. Korban yang diketahui bernama Solehan (18 tahun), tinggal hanya berjarak lebih kurang 300 meter dari TKP.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kemuning KOMPOL. Lilik Surianto, S.S.T., S.H, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Lebih lanjut KOMPOL. Lilik menceritakan bahwa bermula saksi Sugianto berniat hendak mengambil wudhu di kamar mandi Mushala, karena akan mengumandangkan Adzan, tanda masuknya waktu Shalat Zuhur. Terlihat pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup. Sugianto lalu mendorong pintu, namun yang terlihat pemandangan yang mengenaskan, karena korban sudah tergantung pada seutas tali. Sugianto lantas memberi tahu warga yang lain, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemuning.

Sepucuk surat yang ditinggalkan oleh solehan sebelum gantung diri

Mendapat laporan dari warganya, Kapolsek Kemuning, beserta anggotanya dan Tim Medis dari Puskesmas Selensen, mendatangi TKP. Jasad lalu diturunkan dan dilakukan pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan, terdapat tanda – tanda orang gantung diri seperti keluar sperma di kemaluan korban, sedangkan tanda – tanda kekerasan yang lain, tidak dijumpai pada tubuh korban.

Atas hasil tersebut, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi pada jasad korban. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan.

Mantan Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru menambahkan bahwa ditemukan sepucuk surat yang berisi permintaan maaf korban kepada keluarganya. “Korban minta maaf atas kesalahan dan dosanya”, tutup Kapolsek.

Saat ini, kasus bunuh diri ini, masih dalam proses penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kemuning.(spc5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares